Home » Pelatihan Dasar Pencak Silat untuk Pembentukan Karakter dan Disiplin oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan di Kelurahan Bongsari.

Pelatihan Dasar Pencak Silat untuk Pembentukan Karakter dan Disiplin oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan di Kelurahan Bongsari.

Satria Cilik Bongsari : Pelatihan Dasar Pencak Silat untuk Pembentukan Karakter dan Disiplin oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan di Kelurahan Bongsari.

Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelas Karyawan melaksanakan program kerja bertajuk “Satria Cilik Bongsari” di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat. Program pelatihan dasar pencak silat ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 dan Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Balai RW 3 Kelurahan Bongsari.

Kegiatan ini berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai budaya bangsa kepada anak-anak dan remaja di lingkungan setempat melalui olahraga bela diri pencak silat.

Sejak awal pelaksanaan, mahasiswa KKN UPGRIS mengusung pendekatan partisipatif dengan melibatkan pihak kelurahan, pengurus RW, tokoh masyarakat, serta orang tua peserta. Program dirancang tidak hanya sebagai latihan fisik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter seperti tanggung jawab, sportivitas, rasa hormat, dan kepercayaan diri.

Koordinator KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan menyampaikan bahwa program Satria Cilik Bongsari disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. “Kami melihat perlunya kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak. Pencak silat dipilih karena mampu membentuk mental disiplin sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujarnya.

Pelatihan pencak silat dasar meliputi pengenalan sikap dasar, teknik langkah, gerakan sederhana, serta etika dalam bela diri. Mahasiswa KKN bertindak sebagai pendamping kegiatan dengan menghadirkan pembinaan yang aman, terarah, dan sesuai dengan usia peserta.

Lurah Bongsari menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya kelurahan dalam membina generasi muda agar memiliki karakter yang kuat dan berakhlak baik. “Program ini memberi dampak positif, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi lingkungan sosial masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi anak-anak selama kegiatan berlangsung di Balai RW 3. Para orang tua mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini karena anak-anak memiliki aktivitas yang bermanfaat, terarah, dan mendukung pembentukan disiplin sejak dini.

 

Melalui program Satria Cilik Bongsari, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui pendekatan edukatif dan kultural. Program ini menjadi bukti bahwa KKN tidak hanya berfokus pada formalitas akademik, tetapi juga berperan aktif dalam membangun karakter generasi muda di Kelurahan Bongsari.

 

Penulis:

Tim KKN UPGRIS Kelompok 2 Bongsari

Editor:

Tim KKN UPGRIS Kelompok 2 Bongsari

 

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *