JAKARTA, Bestarinesia.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melantik Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., sebagai Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung untuk masa jabatan 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (26/11/2025). Acara dihadiri pimpinan PBNU, sivitas akademika INISNU, serta sejumlah tokoh NU. Pengukuhan ini juga bersamaan dengan pelantikan pimpinan perguruan tinggi NU lainnya. Surat keputusan pelantikan diterbitkan PBNU pada 7 November 2025.
Ketua BPP INISNU Temanggung, Nur Makhsun, mengatakan proses seleksi rektor berlangsung transparan dan sesuai Statuta INISNU 2021. Lima bakal calon ditetapkan melalui sidang senat dan seluruhnya memenuhi persyaratan akademik serta kepemimpinan. Mereka kemudian mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada 1 November 2025. Penilaian mencakup paparan visi misi, rencana tata kelola, dan rekam jejak tridarma. Tim panel juga melakukan wawancara berbasis empat kompetensi.
Dari proses tersebut, dua nama diserahkan kepada PBNU melalui LPTNU. Setelah melalui pembahasan, PBNU menetapkan Hamidulloh Ibda sebagai rektor terpilih. Menurut Nur Makhsun, keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kompetensi dan rekam jejak. Ia menegaskan tidak ada unsur kedekatan ataupun intervensi dalam proses seleksi. Pelantikan menjadi awal kepemimpinan baru di INISNU Temanggung. Hamidulloh menggantikan Dr. Muh. Baehaqi yang telah menuntaskan masa jabatan.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, menyampaikan ucapan selamat kepada rektor baru. Ia berharap Hamidulloh dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta meneruskan tradisi keilmuan yang diwariskan para pendiri NU. Menurutnya, kepemimpinan perguruan tinggi memerlukan integritas dan orientasi kebermanfaatan. Ia mendorong INISNU terus memperkuat kontribusi dalam dunia pendidikan. Kehadiran pemimpin baru diharapkan membawa semangat pembaruan.
Hamidulloh Ibda menyampaikan komitmennya melanjutkan capaian yang telah dirintis kepemimpinan sebelumnya. Ia menegaskan INISNU akan mengadopsi prinsip tata kelola TARIK: Transparan, Akuntabel, Responsif, Independen, dan Kolaboratif. Agenda kebijakan mencakup reformasi manajemen akademik, transformasi digital, dan penguatan budaya kerja. Ia juga menekankan pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. INISNU ditargetkan menjadi institusi yang unggul dan berdaya saing.
Rektor sebelumnya, Dr. Muh. Baehaqi, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama seluruh pihak selama masa kepemimpinannya. Ia berharap rektor baru mampu membawa INISNU ke tahap perkembangan lebih maju. Pelantikan ini menandai fase penting bagi INISNU Temanggung dalam memperkuat kapasitas kelembagaan. Dengan pengalaman Hamidulloh di bidang literasi, riset, dan inovasi, kampus ini dinilai memiliki peluang berkembang lebih cepat. INISNU diharapkan memberi kontribusi lebih luas bagi pendidikan Islam di Indonesia.




Leave a Comment