Home » Ramadan Feels Like Home di Masjid Baitul Mujahid Semarang, Gus Mujib Ajak Jamaah Renungkan Makna Ramadan

Ramadan Feels Like Home di Masjid Baitul Mujahid Semarang, Gus Mujib Ajak Jamaah Renungkan Makna Ramadan

Semarang, Bestarinesia.com – Suasana hangat Ramadan 1447 Hijriah terasa di Masjid Baitul Mujahid, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Ahad (15/3/2026) sore. Iringan musik rebana dari kelompok New Baitul Mujahid membuka kegiatan Pengajian Ramadan Ahad Sore yang menjadi bagian dari rangkaian program “Ramadan Feels Like Home” di masjid tersebut.

Kegiatan pengajian menghadirkan penceramah Gus Mujib Jogo Roso, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Huda Getasan. Sejak menjelang waktu berbuka puasa, jamaah mulai berdatangan memadati area masjid untuk mengikuti majelis ilmu tersebut.

Peserta pengajian datang dari berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar masjid, khususnya dari Perumahan Graha Mandiri Residence, hingga masyarakat umum yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Acara pengajian diawali dengan pengantar oleh Chotrul Aziz.

Dalam tausiyahnya, Gus Mujib mengajak jamaah merenungkan makna kehadiran Ramadan dalam kehidupan manusia. Ia mengatakan bahwa Ramadan pada tahun-tahun mendatang pasti akan datang kembali, tetapi belum tentu setiap orang dapat menemuinya.

“Jangan khawatir, Ramadan 2027 pasti datang,” kata Gus Mujib mengawali ceramahnya.

Namun, lanjut dia, pertanyaan pentingnya adalah apakah manusia masih diberi kesempatan untuk menjumpai Ramadan tersebut.

“Yang perlu kita tanyakan adalah apakah kita masih menanti Ramadan 2027 atau tidak. Jika tidak, bisa jadi ini adalah Ramadan terakhir bagi kita,” ujarnya.

Ia berharap para jamaah dapat memanfaatkan momentum Ramadan dengan sebaik-baiknya sehingga kelak dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan berikutnya dalam keadaan penuh keberkahan.

“Semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadan 2027 dengan penuh keberkahan,” kata dia.

Dalam ceramahnya, Gus Mujib juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW: “Man tafaqqaha fii diinillaahi ‘azza wa jalla, kafaahullaahu ta’aalaa maa ahammahu wa razaqahu min haitsu laa yahtasib.” Hadis tersebut bermakna bahwa siapa pun yang bersungguh-sungguh mendalami agama Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Ketua Panitia Ramadan Feels Like Home Masjid Baitul Mujahid, Virgiawan Listanto, mengatakan bahwa kegiatan pengajian Ahad sore merupakan bagian dari upaya menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan bagi jamaah.

Menurut dia, program tersebut menjadi agenda rutin selama bulan Ramadan dengan menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh agama.

“Melalui program Ramadan Feels Like Home, kami ingin menghadirkan masjid sebagai tempat yang nyaman untuk belajar, beribadah, dan berkumpul. Harapannya, jamaah merasakan bahwa Ramadan benar-benar menjadi momen pulang ke rumah, rumah spiritual yang menenangkan hati,” ujarnya.

Virgiawan, yang akrab disapa Egi, menambahkan bahwa antusiasme jamaah mengikuti pengajian Ahad sore cukup tinggi sejak awal Ramadan. Hal itu menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki semangat besar untuk menghadiri majelis ilmu di masjid.

“Semoga kegiatan ini terus menjadi ruang silaturahmi sekaligus menambah keberkahan Ramadan bagi seluruh jamaah,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Baitul Mujahid Khosim, Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahid Achmad Safuan, Imam Masjid Kiai Rohman, serta para jamaah dari berbagai wilayah sekitar.

Rangkaian pengajian Ramadan di Masjid Baitul Mujahid diharapkan dapat terus menghidupkan tradisi keilmuan Islam sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat di tengah masyarakat. (Ibda)

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *