Semarang, Bestarinesia.com — Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhruddin Karmani, menegaskan pentingnya evaluasi program kerja sekaligus penyusunan perencanaan strategis untuk tahun 2026 dalam rapat pengurus yang digelar di Kantor LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).
Rapat tersebut menjadi forum refleksi organisasi untuk menilai capaian program sekaligus merumuskan langkah penguatan kelembagaan pendidikan Ma’arif di Jawa Tengah di tahun 2026 ini.
Dalam paparannya, Fakhruddin Karmani menyampaikan bahwa selama tahun 2025, LP Ma’arif NU Jawa Tengah berhasil melaksanakan 191 kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pendidikan. Kegiatan tersebut melibatkan 16.822 sekolah dan madrasah, 10.963 guru dan tenaga kependidikan, serta 17.043 peserta didik dalam berbagai program pengembangan pendidikan, pelatihan, dan kegiatan kelembagaan.
Angka tersebut mendeskripsikan keseriusan LP Ma’arif dalam peningkatan kompetensi di berbagai sektor pendidikan.
”Perlu saya sampaikan, kegiatan kita di tahun 2025 sebanyak 191 kegiatan, ” jelas Fakhruddin.
Sementara dari sisi peningkatan kompetensi tenaga pendidikan, 6.044 peserta mengikuti Uji Kompetensi LSP P2 Ma’arif Jawa Tengah, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Ma’arif.
Secara kelembagaan, aktivitas organisasi juga menunjukkan dinamika yang tinggi. Sepanjang tahun 2025 tercatat 57 kegiatan rapat dan koordinasi baik internal maupun eksternal. Selain itu terdapat 151 undangan kegiatan dari berbagai cabang Ma’arif maupun instansi lain yang menunjukkan tingginya intensitas kolaborasi kelembagaan.
Guna mendukung perkembangan dan keberlanjutan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah juga memperluas jejaring internasional melalui empat kunjungan luar negeri ke sejumlah negara, yakni China, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan global dan pengembangan jaringan pendidikan.
Di sisi kemitraan, lembaga ini telah menjalin kerja sama dengan 43 mitra strategis, yang meliputi kementerian, dinas pendidikan, lembaga pemerintah, perusahaan, serta berbagai organisasi pendidikan lainnya. Hal ini menunjukkan semakin luasnya jaringan kolaborasi LP Ma’arif dalam pengembangan pendidikan.
Dari aspek administrasi kelembagaan, aktivitas surat-menyurat juga cukup tinggi dengan 204 surat masuk dan 708 surat keluar sepanjang tahun 2025. Angka ini mencerminkan dinamika koordinasi dan komunikasi organisasi yang intensif dalam menjalankan program-programnya.
Menurut Fakhruddin Karmani, capaian kuantitatif tersebut menjadi indikator penting bahwa LP Ma’arif NU Jawa Tengah terus bergerak aktif dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Namun demikian, ia menekankan bahwa capaian tersebut harus terus dievaluasi agar program yang dijalankan semakin efektif dan berdampak luas.
Ia juga menyampaikan bahwa LP Ma’arif telah merancang beberapa program prioritas dari Maret sampai Desember 2026.
“Kemarin juga sudah MoU dan PKB dengan 19 media untuk mendukung publikasi. Nanti pendidikan inklusi, nanti setelah Lebaran langsung uji coba dengan BDK Semarang,” lanjut dia.
Selain itu, program-progam lain sudah disiapkan dengan harapan capaiannya melebihi di tahun 2025.
Ketua LP Ma’arif tersebut menyampaikan, evaluasi ini menjadi pijakan untuk merumuskan program kerja yang lebih terencana dan strategis pada tahun 2026, sehingga penguatan mutu pendidikan Ma’arif dapat berjalan lebih sistematis.
Rapat pengurus tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an dan buka puasa bersama dalam momentum Ramadan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi antar-pengurus serta penguatan komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan Ma’arif di Jawa Tengah. (Ibda)
Editor: Azis




Leave a Comment