Home » Dari Dapur Rumah ke Aplikasi: Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 15 Kelurahan Ungaran Dampingi UMKM RW 12 Masuk GoFood

Dari Dapur Rumah ke Aplikasi: Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 15 Kelurahan Ungaran Dampingi UMKM RW 12 Masuk GoFood

Kab. Semarang, Bestarinesia.com – Pada tanggal 07 Februari 2026 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang yang bertugas di Kelurahan Ungaran melaksanakan program kerja sosialisasi pembuatan akun GoFood bagi pelaku UMKM di RW 12. Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Kewirausahaan KKN yang berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen Universitas PGRI Semarang, sebagai upaya mendorong digitalisasi dan peningkatan daya saing UMKM lokal.

Sosialisasi ini menyasar ibu-ibu pelaku UMKM di RW 12 yang mayoritas bergerak di bidang makanan cepat saji, seperti jajanan, makanan rumahan, dan olahan siap santap. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ibu Ulfi selaku Ketua RW 12. Dalam sambutannya, Ibu Ulfi menyampaikan terima kasih atas kepedulian mahasiswa KKN terhadap perkembangan usaha warga, khususnya dalam hal pemasaran digital yang saat ini semakin dibutuhkan oleh pelaku UMKM.

Ketua KKN Kelurahan Ungaran, Arga, menyampaikan bahwa pemilihan program sosialisasi GoFood didasarkan pada potensi UMKM setempat. “Sebagian besar UMKM di RW 12 bergerak di bidang makanan cepat saji, sehingga platform GoFood sangat relevan untuk membantu pemasaran produk agar lebih luas dan praktis,” jelasnya.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN menjelaskan secara mendasar mengenai GoFood sebagai layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi yang banyak digunakan masyarakat. Selanjutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki akun GoFood, khususnya bagi pelaku usaha makanan cepat saji. Akun GoFood dinilai mampu meningkatkan visibilitas usaha, memudahkan konsumen dalam memesan makanan, serta memperluas jangkauan pasar tanpa harus memiliki tempat usaha yang besar.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa kehadiran UMKM di platform GoFood dapat meningkatkan kepercayaan konsumen karena usaha terdata secara resmi, memiliki menu yang jelas, serta sistem pembayaran yang aman. Bagi pelaku UMKM makanan cepat saji, layanan ini sangat mendukung karena dapat mempercepat proses transaksi dan distribusi produk, terutama di tengah gaya hidup masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan.

Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan sosialisasi ini juga disertai dengan pendataan UMKM yang ada di RW 12. Pendataan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mendukung program berkelanjutan, sehingga mahasiswa KKN dapat melakukan pendampingan lanjutan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing UMKM.

Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan langkah-langkah pembuatan akun GoFood secara runtut, mulai dari persiapan data usaha, proses pendaftaran melalui aplikasi Gofood, hingga tips sederhana dalam mengelola menu dan harga agar menarik minat pembeli. Ibu-ibu UMKM tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif bertanya terkait kendala yang dihadapi dalam penggunaan teknologi.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Titis Nurina, S.Pd., Jas., M.Or., memberikan apresiasi atas pelaksanaan program kerja ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Program Studi Manajemen diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menerapkan ilmu kewirausahaan secara langsung, sekaligus membantu UMKM agar lebih siap bersaing di era digital,” tuturnya.

Melalui sosialisasi pembuatan akun GoFood dan pendataan UMKM ini, diharapkan pelaku UMKM makanan cepat saji di RW 12 Kelurahan Ungaran mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, meningkatkan penjualan, serta memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

 

Editor: Azis

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *