Mahasiswa KKN Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Siti Nurul Fajriati saat membuat model 3D bank sampah yang akan diterapkan di Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. (4/02/2026) (foto: dokumen KKN)
Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro 2026, mahasiswa yang bertugas di Desa Pretek, Kabupaten Batang, merancang model tiga dimensi (3D) desain bank sampah. Inisiatif ini bertujuan mengatasi permasalahan sampah yang berserakan di desa tersebut.
Perancangan model 3D tersebut dikerjakan oleh Siti Nurul Fajriati, mahasiswa Program Studi Arsitektur, sebagai wujud penerapan ilmu dalam menggunakan perangkat lunak untuk membuat desain 3D arsitektur. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.
Dalam proses perancangannya, tim KKN melakukan studi referensi berbagai model bank sampah yang telah berjalan di daerah lain. Setelah mempertimbangkan beberapa alternatif, akhirnya dipilihlah desain final yang dinilai paling sesuai untuk diterapkan di Desa Pretek. Desain tersebut kemudian diwujudkan dalam pembangunan fisik di lahan yang terletak di Dukuh Bulurejo.
Ke depan, pengelolaan bank sampah ini akan diserahkan kepada organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pretek. Sampah anorganik yang terkumpul akan dijual ke pengepul, sehingga masyarakat yang berpartisipasi dapat memperoleh tambahan penghasilan. Dengan demikian, program ini tidak hanya mendorong kepedulian terhadap kebersihan, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Pemerintah Desa Pretek menyambut baik program ini dan memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa KKN Undip untuk merealisasikan gagasan mereka.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip Desa Pretek 2026 menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam mewujudkan lingkungan bebas sampah, serta melibatkan masyarakat dalam proses pemberdayaan.





Leave a Comment