Home » Belajar Karakter di Luar Kelas, Siswa SMP Eyzzul Moslem Digembleng di Barak Bantir

Belajar Karakter di Luar Kelas, Siswa SMP Eyzzul Moslem Digembleng di Barak Bantir

Bestarinesia.com, Temanggung – Pendidikan karakter tak selalu efektif jika hanya disampaikan lewat buku pelajaran. SMP Eyzzul Moslem Temanggung memilih membawa siswanya keluar dari ruang kelas untuk mengalami langsung nilai-nilai kedisiplinan dan kebangsaan. Selama dua hari, Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026, seluruh siswa mengikuti Pendidikan Karakter dan Bela Negara di Barak Militer Bantir, Kecamatan Sumowono.

Di bawah bimbingan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), para siswa menjalani serangkaian aktivitas yang menuntut keteraturan, ketahanan mental, dan kerja sama. Mulai dari apel pagi, latihan baris-berbaris, pembinaan mental, hingga penguatan wawasan kebangsaan, seluruh kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan.

SMP Eyzzul Moslem—sekolah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung—menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Sekolah menilai pembentukan sikap disiplin dan nasionalisme perlu dilakukan melalui pengalaman nyata, bukan sekadar teori di ruang kelas.

Kepala SMP Eyzzul Moslem, Heru Setyo Aji, S.Pd, mengatakan pembelajaran di barak militer memberi ruang bagi siswa untuk memahami makna kedisiplinan secara praktis. “Anak-anak belajar tepat waktu, mengikuti instruksi, bekerja sama, dan saling menghargai. Ini adalah nilai-nilai dasar yang sangat penting untuk kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.

Selama kegiatan, para siswa mengenakan seragam pramuka dan mengikuti latihan fisik ringan yang disesuaikan dengan usia. Selain aspek fisik, pembinaan mental menjadi fokus utama, terutama dalam membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan ketangguhan menghadapi tantangan.

Guru pendamping menilai pendekatan tersebut memberi dampak positif terhadap perilaku siswa. Mereka mencatat perubahan sikap selama kegiatan berlangsung, mulai dari meningkatnya kedisiplinan hingga tumbuhnya rasa kebersamaan antarsiswa. “Anak-anak jadi lebih tertib dan saling membantu. Nilai kebersamaan mereka terlihat kuat,” kata salah seorang guru.

Bagi siswa, pengalaman belajar di lingkungan barak militer menghadirkan kesan tersendiri. Aktivitas yang padat dan terstruktur membuat mereka lebih memahami arti tanggung jawab. “Berbeda dengan belajar di sekolah. Capek, tapi seru dan bikin kami lebih kompak,” ujar salah satu peserta.

Kebersamaan antara siswa, guru, dan pembina TNI menciptakan suasana kegiatan yang dinamis dan penuh semangat. Interaksi tersebut juga menjadi ruang pembelajaran sosial yang penting bagi peserta didik.

Melalui Pendidikan Karakter dan Bela Negara ini, SMP Eyzzul Moslem berharap nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, dan cinta tanah air dapat melekat dalam keseharian siswa. Sekolah menargetkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk pelajar yang berakhlak, mandiri, dan memiliki kesadaran kebangsaan.

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *